Prosedur Pemeriksaan Radiologi Penyakit Jantung di Rumah Sakit Jantung

Posted in Review on August 23, 2021

Segala jenis penyakit akan lebih baik jika dideteksi sejak dini, sehingga dapat dilakukan pencegahan untuk kondisi yang lebih buruk. Untuk mendeteksi dini resiko penyakit jantung, digunakanlah pemeriksaan radiologi di rumah sakit jantung. Berdasarkan pemeriksaan tersebut, resiko yang anda miliki dapat segera ditangani dan potensi untuk sembuh semakin besar.

Apa itu Pemeriksaan Radiologi?

radiologi

Sumber : Halodoc.com

Pemeriksaan radiologi adalah serangkaian tes yang harus dijalani oleh pasien guna mendapatkan hasil yang akurat tentang potensi penyakit jantung yang dimilikinya. Tujuan dilakukannya pemeriksaan ini adalah untuk mendeteksi penyakit jantung sejak dini, sehingga dapat segera diobati dan diberikan penanganan yang tepat.

Beberapa hal yang akan diperiksa di dalam pemeriksaan radiologi ini adalah darah dan cairan lainnya, tes pencitraan yang menggambarkan bagian dalam dari tubuh, dan tes genetik untuk menemukan penanda dari penyakit bawaan genetik. Siapa pun bisa menjalani tes radiologi, tapi yang paling diutamakan adalah pasien dengan resiko tinggi.

Pemeriksaan radiologi di rumah sakit jantung dilakukan berdasarkan kebutuhan individu, seperti jenis kelamin, usia, hingga riwayat keluarga. Bagi pasien yang memiliki riwayat keluarga mengalami penyakit jantung, maka sangat disarankan untuk melakukan tes pemeriksaan radiologi supaya ketika ada potensi penyakit bisa langsung diatasi.

Pengukuran yang Dilakukan

Di dalam pemeriksaan radiologi, terdapat beberapa hal yang diukur untuk mendapatkan diagnosis secara menyeluruh. Hal pertama yang akan diukur adalah jumlah kolesterol yang dibawa di dalam darah atau yang dikenal juga dengan LDL/Low Density Lipoprotein. Apabila terjadi peningkatan LDL, maka akan terjadi penumpukan di arteri.

Kadar glukosa di dalam darah juga menjadi serangkaian tes di dalam pemeriksaan radiologi. Kondisi lain yang diukur adalah tingkat tekanan darah atau kekuatan darah terhadap dinding arteri saat jantung istirahat maupun berdetak. Jumlah protein C reaktif juga diukur untuk mengetahui apakah ada pembengkakan di dalam tubuh atau tidak.

Pemeriksaan Tambahan

Berdasarkan hasil tes radiologi di rumah sakit jantung tersebut, dokter mungkin juga akan menyarankan untuk melakukan tes lanjutan agar diagnosis lebih akurat. Beberapa pemeriksaan yang mungkin direkomendasikan oleh dokter adalah latihan tes stres jantung, elektrokardiografi, ekokardiografi, coronary CT angiography, CT jantung, angiografi kateter koroner, dan lain-lain.

Masing-masing pemeriksaan ini memiliki tujuan khusus untuk mendeteksi potensi penyakit lebih detail. Contohnya coronary CT angiography yang bertujuan untuk menampilkan gambar 3 dimensi dari arteri koroner. Dengan gambaran yang jelas tersebut, maka lokasi dan tingkat dari penumpukan plak dapat dilihat dengan lebih jelas dan memudahkan penanganan lanjut.

Mendeteksi dini sebuah penyakit adalah hal yang penting untuk dilakukan, terlebih untuk penyakit yang cukup serius seperti penyakit jantung. Itulah pentingnya melakukan pemeriksaan radiologi untuk mendeteksi kemungkinan adanya penyakit jantung. Pasalnya, faktor keturunan juga memiliki andil yang besar untuk menurunkan penyakit jantung.

Baca Juga : Peran Dokter Spesialis Jantung

Incoming search terms:

  • pengertian tutorial menurut ahli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *